Sadap

eardrop

Seperti yang dilakukan Aussie ke indo, kita sebagai makhluk sosial yang haus akan informasi pasti juga pernah ngelakuin penyadapan, setidaknya nguping omongan orang lain dari luar ruangan, atau kalo yang punya alat sadap bisa nyadap telepon atau frekuensi tertentu.Dan pasti selama menyadap, ada permasalahan yang muncul, beberapa masalah dapat kita temukan di bawah ini :

Pada waktu menyadap, kenapa tidak nyambung-nyambung? Setelah peralatan disiapkan, dan segala hal yang mendukung aktivitas sadap kamu, coba dicek apa tombol nya sudah di klik ON atau masih OFF. kalau masih belum nyambung juga ya coba ke dokter THT, mungkin telinga ada yang bermasalah, atau jangan-jangan kamu sendiri yang tidak nyambung sama apa yang diomongin?

Kenapa saya mendengar suara orang membacakan berita waktu saya menyadap? sekarang cek frekuensinya, sepertinya kamu menyadap Radio Republik Indonesia.

Kenapa waktu menyadap saya mendengar suara saya sendiri? “coba diperhatikan baik-baik, sudah dipastikan apakah benar kamu mendengar suara kamu sendiri? bukan suara target?” | “iya benar sekali, suara mirip, bahkan dia mengucapkan persis apa yang saya katakan.” | “kalau begitu coba dilihat nomor frekuensi atau teleponnya, apa angka pertama sama dengan nomor telepon kamu?” | “iya persis lah, kan depannya angka 0.” | “bagaimana dengan angka kedua ketiga keempat?” | ” sama juga.” | “angka selanjutnya sampai angka terakhir bagaimana?” | “masih sama juga.” | “berarti kamu sudah tahu dong kamu ini sedang menyadap siapa?” | “belum??.” | “kasian.”

Pada saat saya menyadap, kenapa saya mendengar desahan? “desahan yang bagaimana yang didengar? mungkin si target sedang di interogasi lalu ada penyiksaan? | “bukan, bukan, desahan ini lebih mirip, desahan luapan rasa suka begitu” | “selain desahan suara- suara apa lagi yang kamu dengar?” | “ada kalimat syukur pada sang pencipta seperti ‘ohh god..oh god..’ dan kalimat rancu antara iya dan tidak seperti ‘oh yess..oh nooo’ ,dia sepertinya tipe orang yang peragu | “trus apa yang kamu lakukan?” | “saya malah jadi pengen menyentuh kemaluan saya” | “trus masih ada rekamannya?” | “masih.” | “coba saya ikut dengarkan.”

Waktu saya menyadap, kenapa saya diberi ucapan selamat dan akan diberi hadiah uang? “memangnya kalimatnya seperti apa yang terdengar?” | “saya dengar, selamat bapak mendapat hadiah 100 juta dari undian berhadiah yang diundi tadi malam.” | “lalu?” | “lalu saya disuruh ke atm untuk transfer sejumlah uang katanya untuk biaya administrasi.” | “trus sudah kamu transfer?” | “alhamdulilah sudah, sekarang saya sedang menunggu kejutan datang.” | “oohh” | ” kenapa?” | “mau tahu kejutannya apa?” | ” mau dong.” | ” kejutannya adalah kamu kena tipu….”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s