Seputar Pekerjaan

Kerjaan saya itu mirip-mirip satpam tapi bukan satpam, karena pakai shift *mungkin yang lain pake caps lock atau space bar gitu. Kerja pakai shift ada untungnya ada nggaknya. Untungnya, dalam hal waktu terasa banyak waktu luang, karena kalau pagi masuk jam 5 pulang jam 1 siang, kalau siang masuk jam 1 siang pulang jam 9 malam. Jadi sisa waktu bisa buat leha lehaaa begitu. Nah kalau gak enaknya, ya tiap libur banyakan gak di hari weekend sabtu minggu, jadi kalau temen, sodara, tetangga, pejabat, menteri (pergaulan luas ceritanya *boong) ngajakin jalan-jalan sering gak bisa ikut, karena beda sendiri jadwal liburnya.

Sebenernya yang mau dibahas itu keanehan keanehan komunikasi dalam bekerja, di unit saya sendiri, untuk melancarkan, memberikan keselamatan, dan menghindari tabrakan, harus berkoordinasi dengan unit terkait, supaya baik jalannya, tuk tik tak tik tuk. Hal tersebut harus dilakukan karena kalau salah sedikit saja bisa gaswat wal afiat. Yang aneh-aneh dalam hal koordinasi dengan unit lain terkait tersebut, munculah kalimat-kalimat seperti berikut :

T : “gimana, masukin sekarang yaa?

A : “jangan jangan, tahan dulu bentar…”

T : “lah gimana sih, udah kelamaan nih, kasian nungguin!”

A : “nanti dulu, nggak pas loh nanti.”

T : “hmm keliatannya sih pas…”

A : “sabar dikit nape…, setelah yang ini ditarik, baru kamu masukin..”

T : “muter aja dulu sekali baru ditarik…”

A : “udah 5 kali muter inihh. masak muter lagi, mabok ntar… tarik aja yaaa”

T : “oke kalau begitu tarik aja…”

A : “tarik ya sekarang, nih saya tarik…”

sekitar 5 menit kemudian….

A : “oke, sekarang bisa dimasukin…”

T : “bener ya, nih saya masukin…”

A : “pelan pelan yaa, biar ga sakit ***kalimat boong :)))

jadi…. kerjaan saya apa doonggg???

Sadap

eardrop

Seperti yang dilakukan Aussie ke indo, kita sebagai makhluk sosial yang haus akan informasi pasti juga pernah ngelakuin penyadapan, setidaknya nguping omongan orang lain dari luar ruangan, atau kalo yang punya alat sadap bisa nyadap telepon atau frekuensi tertentu.Dan pasti selama menyadap, ada permasalahan yang muncul, beberapa masalah dapat kita temukan di bawah ini :

Pada waktu menyadap, kenapa tidak nyambung-nyambung? Setelah peralatan disiapkan, dan segala hal yang mendukung aktivitas sadap kamu, coba dicek apa tombol nya sudah di klik ON atau masih OFF. kalau masih belum nyambung juga ya coba ke dokter THT, mungkin telinga ada yang bermasalah, atau jangan-jangan kamu sendiri yang tidak nyambung sama apa yang diomongin?

Kenapa saya mendengar suara orang membacakan berita waktu saya menyadap? sekarang cek frekuensinya, sepertinya kamu menyadap Radio Republik Indonesia.

Kenapa waktu menyadap saya mendengar suara saya sendiri? “coba diperhatikan baik-baik, sudah dipastikan apakah benar kamu mendengar suara kamu sendiri? bukan suara target?” | “iya benar sekali, suara mirip, bahkan dia mengucapkan persis apa yang saya katakan.” | “kalau begitu coba dilihat nomor frekuensi atau teleponnya, apa angka pertama sama dengan nomor telepon kamu?” | “iya persis lah, kan depannya angka 0.” | “bagaimana dengan angka kedua ketiga keempat?” | ” sama juga.” | “angka selanjutnya sampai angka terakhir bagaimana?” | “masih sama juga.” | “berarti kamu sudah tahu dong kamu ini sedang menyadap siapa?” | “belum??.” | “kasian.”

Pada saat saya menyadap, kenapa saya mendengar desahan? “desahan yang bagaimana yang didengar? mungkin si target sedang di interogasi lalu ada penyiksaan? | “bukan, bukan, desahan ini lebih mirip, desahan luapan rasa suka begitu” | “selain desahan suara- suara apa lagi yang kamu dengar?” | “ada kalimat syukur pada sang pencipta seperti ‘ohh god..oh god..’ dan kalimat rancu antara iya dan tidak seperti ‘oh yess..oh nooo’ ,dia sepertinya tipe orang yang peragu | “trus apa yang kamu lakukan?” | “saya malah jadi pengen menyentuh kemaluan saya” | “trus masih ada rekamannya?” | “masih.” | “coba saya ikut dengarkan.”

Waktu saya menyadap, kenapa saya diberi ucapan selamat dan akan diberi hadiah uang? “memangnya kalimatnya seperti apa yang terdengar?” | “saya dengar, selamat bapak mendapat hadiah 100 juta dari undian berhadiah yang diundi tadi malam.” | “lalu?” | “lalu saya disuruh ke atm untuk transfer sejumlah uang katanya untuk biaya administrasi.” | “trus sudah kamu transfer?” | “alhamdulilah sudah, sekarang saya sedang menunggu kejutan datang.” | “oohh” | ” kenapa?” | “mau tahu kejutannya apa?” | ” mau dong.” | ” kejutannya adalah kamu kena tipu….”

Mood

Yahh buat saya menulis itu sangat bergantung dengan mood. *walaupun nulis-nulis ga jelas gini ini pake mood juga.  Sekalinya ada bahan tapi gak pengen nulis. trus kalo pas pengen nulis, eh ga ada bahan. Sama seperti tukang nasi goreng yg lewat depan rumah, pas saya laper dia gak lewat, pas saya kenyang, dia tetep ga lewat juga, ternyata e ternyata sudah buka warung sendiri, hooo lhaaaa……

Cukup ajalah nulisnya. itung-itung buat nambah-nambah postingan blog. Mood saya sekarang lagi pengen makan nasi goreng pak gareng *sopoo kuwii