Bersinlah

Bersin merupakan anugerah dari Allah yang harus disyukuri, kalau ga ada bersin pasti mampet dan penyakitan hidung kita semua.

Style dalam mengeksekusi bersin pada tiap orang itu berbeda-beda, ada yang biasa saja cuma bunyi “haciiii” ada yang bunyinya “ccihhhh” atau dipakein buat ngata-ngatain seperti “hasyeemmm” (asemm), atau “hasyuuu” (A*u , bukan anu lho).

Di pengalaman saya bergaul dengan orang-orang, saya sering dengar beberapa suara bersin yang cukup menarik untuk ditelaah (apaan sih?) yang saya dapat dari tetangga, dan teman-teman saya juga. Tetangga saya contohnya, ada yang bersin mengeluarkan bunyi “WEEHHHH” dan itu keras sekali, saya ingat waktu itu subuh-subuh saya dibangunin suara bersin tetangga saya itu, akhirnya saya bangun, dan baru kemudian saya denger suara adzan, hebat sekali.

Tetangga yang lain lagi, seorang ibu-ibu yang sudah punya anak, anaknya namanya fredie, nah apa hubungannya coba anak sama bersin?…. Hubungannya adalah, si Ibu tersebut kalau bersin ngucapin nama anaknya, jadi bukannya “hachiii” tapi malah “Fredddhhiiiii” sambil ingusnya keluar kali ya, sungguh suatu berkah buat anaknya.

Yang saya nggak ngerti lagi, kenapa ada beberapa cewe yang nahan bersinnya sendiri? tahu nggak, itu malah bikin suara bersin jadi seperti suara tikus, “CCiiiittttt…” reflek saya lihat ke bawah dong.. saya kira tikus, eh ternyata tikusnya gede disamping saya :p. Maksudnya kenapa harus dimampetin gitu hidungnya?, ditahan-tahan sampe sebegitunya? cukup ditutupin pake tangan atau tisuu kan juga bisa kalee, trus dieksekusi dengan suara yang biasa-biasa saja, dijamin kecantikan dan keja-im-an kagak berkurang sama sekali dehhh.

Nah yang paling sering saya temuin lagi adalah bersinnya Bapak-bapak yang  NGAGETIN! . Kebalikan dari cara cewe bersin yang ditutupin, biasanya para bapak ini sembarangan aja bersin, paling gawat disebelah kuping orang. Saya pernah kaget setengah mati di sebuah lift mall denger bapak-bapak bersin “HHUAAJIINNNGGGG!!!!” tepat di sebelah kuping saya, sepertinya suara ledakan bom C4 dengan suara bersinnya si bapak ini beda-beda-tipis, plus bonus beberapa tetes embun tercecer di baju pundak saya, hiiiii…..

jangan menahan bersin, ntar gak dapet rejeki, kecuali pilek

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s