Gaya Mengemudi, Gender, dan Keanehan di Jalan Raya

ternyata naik motor sama naik mobil itu jumlah penumpangnya sama

Kenapa judulnya malah berasa judul skripsi yaa? Mungkin bisa juga dibuat skripsinya, siapa tahu ada mahasiswa yang mentok pikirannya dan sedang” Galau” memikirkan pacar dan tugas akhir kuliah.

Saya sering sekali menemukan kejanggalan, keanehan di jalan raya, keanehan itu kadang bikin saya ngakak, sekaligus benci-benci-pengen-jitak, karena sepertinya yang aneh-aneh itu paling banyak ditemukan di Indonesia. Gaya mengemudi orang kita itu aneh-aneh, yang paling kelihatan sih pengendara motor, saya pernah atau bahkan sering nemuin orang naik motor posisi mengemudinya “setengah-badan-miring-ke kanan” (yang kidal bisa ngambil alternatif miring ke kiri), kalau diilustrasikan, kira-kira pantatnya di jok motor,  tapi badannya condong ke kanan , misal dibikin siluet, posisi badan kek huruf C kebalik secara horizontal. Nah itu maksudnya apa coba…? Apa motornya itu berat sebelah kiri, jadi badan harus menyeimbangkan berat motor dengan miring ke kanan? Apakah itu berpengaruh dengan aerodinamika motor? Apa ketek si pengendara itu sedang keringetan, jadi supaya aliran angin mengalir deras di sela-sela ketek?

Kemudian ada juga pengendara yang bikin kesel, biasanya oknumnya para ABG, pernah saya lagi santainya naik motor di jalan raya dengan posisi benar sesuai kaidah mengemudi yang baik, tiba-tiba disalip oleh sekelebat bayangan, sambil belak belok nyelipin pengendara yang lain, yang ngeselin gayanya itu lho kek pembalap, udah badannya kurus, pake kaos oblong, celana pendekan, badan nunduk ke depan, gak pake helm, trus yang naik 3 orang! Apa coba yang dipikiran mereka? Yah saya coba berpikir positif sih, mungkin anak itu adalah tukang ojek yang lagi kejar setoran, dan efisien waktu karena mengantar 2 orang penumpang dalam satu motor, akan menghemat bensin daripada bolak balik.

Gaya-gaya diatas paling banyak dilakukan oleh laki-laki, nah bagaimana dengan perempuan? ternyata lebih ngeselin T_T, jujur kalau saya di jalan raya, saya sangat membedakan gender, Gak ada lah yang namanya kesetaraan gender dan emansipasi perempuan kalau lagi naik motor. Misalkan lagi naik motor trus didepan  ada motor juga, jalannya gak di tengah, gak di pinggir, kecepatannya juga nanggung, gak cepet ,gak pelan, PASTI itu Perempuan…! Walaupun sekali-kali saya salip dan saya coba liat wajah di balik helm, ternyata mukanya kekar dan berjenggot   *pupus harapan liat cewe cantik. Saya rasa perempuan kalau nyetir itu banyak  “galaunya”, ditengah kagak… di pinggir kagak, trus kalau masalah kecepatan, cewe itu nanggung, antara cepet dan pelan itu jadi satu *pantesan seneng digantuning..eh.  Adalagi gaya mengemudi perempuan yang aneh, tangannya bisa menyempit gitu di bagian siku, kakipun juga nyempit di bagian lututnya, kalau saya istilahkan namanya “X Riding style” karena kalau dari depan keliatan kek huruf  “X”.

Keanehan lain di jalan raya juga ada pada pengatur lalu lintas, yaitu Polisi. Kenapa bila jalan sudah macet total, polisi baru datang? apakah polisi menganut paham “pahlawan datangnya belakangan?” mungkin mereka kebanyakan nonton film holywood, dimana polisi selalu datang pas film sudah mau selesai.

Ada satu lagi, semisal ada pengemudi yang ngawur, dan hampir nabrak pengemudi di sebelahnya, Apakah yang dilakukan mereka pertama kali setelah itu?

MELOTOT!

Begitulah orang kita kalau di jalan raya, begitu ada yang ngawur di jalan raya, langsung dipelototin!, dan anehnya melototnya itu lamaaa sekalii…, dari kejadian di TKP, sampai sudah jauh didepan masih saja melototin yang dibelakang, nggak kedip lagi. Sumpah pasti dia nyetir pake mata ke tiga yang ditaruh di lampu depan…

Dari keanehan diatas bukan berarti saya juga “bersih” dari keanehan waktu nyetir juga lhoo. Pernah saya berpikir agak-kurang-sehat (lagi masuk angin sepertinya) waktu naik motor, saya tiba-tiba bermaksud menukar posisi tangan secara menyilang, tangan kiri pegang gas, tangan kanan ke stang yang kiri, entah setan jenis apa yang masuk ke kepala (mungkin suster keramas atau hantu jeruk mandarin) akibatnya ,  hampir saja saya nyungsep di jalan, benar-benar apalah itu…

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s