Soundtrack of Your Life

Kalau pengen denger musik saya suka pilih pilih, kadang suka sama musik yang aneh aneh macam backsound lagu dunia lain gitu “dem dem dem dem tet tet dem dem”, kadang juga musik yang mainstream. Kuping saya memang agak aneh kebanyakan kemasukan serangga sama omelan pak boss sepertinya. Tapi ada juga suatu lagu yang cocok dari segi musik dan liriknya suka bikin kebawa perasaan, jadi kayak theme song diri sendiri begitu. mungkin semua orang ada yang begitu juga.
Seperti biasa saya kasih contoh supaya lebih mudah dikerjakan

Mogwai-White Noise


Yang ini ga perlu namanya nyanyi nyanyi ngikutin lirik, karena lagu ini ga ada liriknya boss. Lagu ini, kata orang orang sono masuk ke kategori post rock, buat saya sih mau post rock, pop, white and gold apa blue and black, putih emas apa peti kemas pokoknya nyantol di kuping. Cukup didengerin saja, lagu ini punya nuansa mellow-happy gitu saya bilang, musiknya ngebeat tapi sound gitar dan laen laen itu lembut, enak didengar, kalau lagi denger ini lagu suka kebayang bayang hal yg indah indah di masa lalu, bikin jadi senyum senyum sendiri mirip orang gila.

Keane-Everybody’s Changing


Keane sepertinya pengertian banget sama saya, sampe dibikinin lagu segala buat saya *uopo. Jadi dari judul sama liriknya saja sudah tahu ceritanya kan? Tentang bagaimana orang-orang disekitar kita, saudara, teman, rekanan, guru, dosen, tukang kayu, pokoknya orang yang kita kenal mengalami perubahan, dan diri kita sendiri seperti sedang mengamati perubahan mereka tapi kita sendiri lambat mengikuti atau bahkan kita stagnan di satu titik. ya inilah yang sering saya alami, kalau melihat orang-orang terdekat satu per satu mengalami perubahan, termasuk saya juga, cuman saya merasa seperti jadi seperti “first person in view” yang mengamati mereka begitu, jadi selamat buat Keane kalian saya jadikan soundtrack of my life paling favorit sejajar dengan soto sebagai makanan favorit.

Travis – Why Does it Always Rain on Me


Musiknya enak bangat apalagi dengernya pas lagi hujan, lebih cocok lagi pas kehujanan kayak judulnya kalo diartiin secara ngawur “kenapa saya selalu kehujanan” yang sebenernya kiasan kayak “kenapa sih kok selalu saya yang kena?” ya tepat sekali, ini lagu apes. Jadi kalo habis dimarahin pak boss apa selalu dikasih kerjaan mulu sama atasan apalagi lagi pas kehujanan dijalan, cocok sekali didengar dan disenandungkan sambil minum nutri sari jeruk biar makin kecut gitu mukanya.

Muse-Butterflies and Hurricane


Nah ini kalo anda sedang kurang semangat? Kurang bergairah? kurang darah? Ini cocok sekali buat mood booster, “best you’ve got to be the best, you have to change the world, your number has been called”. Gimana tida semangat mendengarkan lirik yang berapi api begitu, ga usah suntik adrenalin cukup denger lagu ini sudah bisa bikin badan saya dipenuhi energi ki, “ya benar sekali” kata son goku mengiyakan.

Olafur Arnalds – Near light

Mas olaf ini sungguh pintar dalam membuat lagu lagu instrumental keren, salah satunya near light ini, adem rasanya kalau didengarkan, kayak lagi denger bidadari ngomong (taeekk).

 

Isi bensin

Bunga (bukan nama sebenarnya) adalah cewe yang cantik seperti sandra dewi, walaupun sandra dewi tidak mengenal bunga, tetapi bunga mengenal sandra dewi lewat televisi merk toserba yang pernah dia dapatkan setelah menang lomba tujuhbelasan tetapi diadakan tanggal lima belas agustus itu.

Di malam dingin itu bunga merasa lapar bukan main, dia ingin membeli nasi goreng yang biasa lewat depan rumah dengan suara khas si abang penjual berteriak “sateee sateee” orang orang pada keluar rumah untuk membeli nasi goreng, namun kecewa karena abang nasi goreng tidak masuk dengan izin surat dokter, digantikan adiknya yaitu abang tukang sate yang mengira lagi jualan sate padahal sebenarnya dia sedang jualan nasi goreng menggantikan kakaknya yang sedang sakit. Bunga kecewa, rasa kecewanya memuncak tatkala abang tukang sate meminta uang pada bunga karena sudah terlanjur pesan nasi goreng, padahal si abang membuatkan sate.

Dengan perasaan kecewa bunga berlari kencang meninggalkan abang tukang sate yang sedang meminta uang pada tetangga-tetangga bunga yang ikut tertipu oleh aksi abang tukang sate yang berakibat dihukum penjara atas tuduhan pencemaran nama baik dengan dijerat pasal 555 kuhp tentang pencemaran lingkungan. Bunga lari secepat kilat ingin menemui abang tukang nasi goreng di rumahnya, dia terus berlari dan berlari sampai di suatu titik bahwa dia merasa kecapekan. Bunga sadar dia tak mampu berlari lagi, dia bergegas kembali ke rumah untuk memakai sepeda motor untuk pergi ke rumah abang tukang nasi goreng. Ketika dia balik kanan untuk pulang, bunga mendengar suara samar samar memanggilnya dari kedekatan, “bungaa bungaa” bunga menoleh ternyata ada abang abang menawarkan bunga mawar pada bunga, bunga tersadar hari ini adalah hari valentine, akhirnya bunga menolak tawaran si abang penjual bunga dengan halus, si abang pun percaya bunga bukan tipe orang seperti itu, sebagai rasa terima kasih abang penjual bunga meminjami bunga sepeda motor miliknya pada bunga. Bunga senang bukan main, bunga pun menyanyikan lagu all about that bass nya megan trainor karena senang sekali,  megan trainor ikut menyanyikan lagu itu untuk bunga tapi dari mp3 player. Bunga naik motor menuju rumah abang tukang nasi goreng.

Sesampainya di kawasan dekat rumah tukang nasi goreng bunga tidak tahu harus kemana karena dia tidak hapal rumah si abang dimana, sampai akhirnya bunga melihat tulisan grafiti di salah satu tembok rumah bertuliskan “god save the queen” , bunga berpikir ada yang aneh pada tulisan tersebut, setelah diamati ternyata tulisan itu adalah puzzle, sebuah anagram yang kalau dibolak balik hurufnya menjadi “tukang nasi goreng seratus meter lagi”, langsung saja bunga tancap gas tiga kilo yang katanya langka dipasaran itu.
Sampailah bunga didepan rumah abang tukang nasi goreng, bunga pun memanggil “afiiikaa afiiikaa” terang saja afika tidak muncul karena itu adalah rumah abang nasi goreng, lalu terang saja abang nasi goreng tidak muncul karena bunga malah memanggil afika di rumah abang nasi goreng. Dan terang saja aku mendambanya karena dia.

Bunga nekat masuk ke dalam dan mendapati abang nasi goreng sedang tanding PES 2013 champion league dengan MU sebagai jagoannya. Bunga senang karena abang tukang nasi goreng ternyata tidak sakit. Abang tukang nasi goreng tidak senang bunga ke rumahnya karena dia ingin membolos kerja satu hari saja untuk menenangkan diri. Abang tukang nasi goreng akhirnya bilang kepada bunga “mbak besok saja ya pesen nasgornya”. Mendengar ucapan itu bunga lega, dia kembali menyanyikan lagu all about that bass nya megan trainor, tapi kali ini megan trainor tidak ikutan menyanyi, karena di mp3 player yang diputar lagu animals marron 5, lagu megan trainor sudah diputar dari tadi, sekarang megan trainor sedang duduk di pojokan menunggu lagunya diputar kembali.

Bunga akhirnya pulang dengan rasa bahagia karena abang tukang nasi goreng kesayangannya tidak jadi sakit tapi malah main playstation. Ditengah jalan bunga merasa bersalah pada abang tukang bunga yang telah meminjami motor, bunga bersumpah akan mengembalikan motor abang tukang bunga dengan bensin “full tank”. Bunga mampir ke pom bensin untuk isi bensin tapi dia belinya pertamax karena yang beli bensin antriannya panjang banget diduga terjadi kelangkaan premium, pemerintah yg seharusnya memberi subsidi sekarang mencabut subsidi premium dan besok harga naik.
Bunga terperanjat mendengar ucapan abang tukang bensin “dimulai dari nol ya” bunga mengira hari ini adalah hari lebaran sebab kesalahan dan dosa dosa kita akan terhapus dan menjadi suci layaknya bayi baru dilahirkan sehingga dimulai dari nol, padahal jelas jelas hari ini hari valentine karena abang tukang bunga menawarkan bunga tadi.

P.A.S.A.R

Tumben tumbenan pengen cerita tentang pasar, gaya banget ya biasa maen ke moll tau tau pengen cerita tentang pasar. Soalnya beberapa bulan yg lalu saya lagi suka bangat ke pasar, lagi kemasukan setan apa juga ga tau deh, yang jelas di kala itu, saya lagi berada di pulau tetangga karena tuntutan kerjaan. jadi biar irit maka sudah sepatutnya kita menabung di bank.

Dari kata “Pasar” itu sendiri kalau kita bedah per-huruf bisa didapat makna yang banyak, coba ni ya kita coba :

P : Pasti tempatnya becek
A : Asli tempatnya becek
S : Shit tempatnya becek
A : Anjrit tempatnya becek!
R : Rasain lu tempatnya becek beneran

Dari hasil hipotesis diatas dapat disimpulkan bahwa pasar adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi. Transaksi disini maksudnya pembeli ngasih duit ke penjual buat beli ayam, sayuran, cabe dan barang barang yang lain. kriteria pembeli itu juga ada banyak macamnya, ada pembeli yang duitnya banyak, pembeli yang cuma nawar tapi nggak beli, pembeli yang kerjanya di bank, pembeli yang punya motor tapi gak bisa naik motor , pembeli yang suka dengerin lagunya noah, pembeli yang kalau kerja dateng telat tapi pulang duluan dan masih banyak lagi. Sedangkan penjual ada juga macemnya, ada penjual yang jualan di pasar, ada penjual yang jualan di pinggir jalan, penjual yang jualan di instagram, penjual yang jualan di twitter, penjual yang jualan di kaskus dan masih banyak lagi boss.

ini bukan pertama kalinya saya masuk ke pasar tapi Baru kali ini saya menjejakkan kaki ke pasar sampai ke tempat yang paling dalam, sampai ke “P-spot” nya lah atau Pasar spot paling dalam, nah itu yang bikin ketagihan, ternyata jalan jalan di pasar asik joss lho boss, dari liat-liat yang ijo2 macam sayuran, liat ikan ikan segar pada tepar kejang kejang sakaratul maut, sampai liat ibu-ibu penjual ayam potong benerin tali BH yg melorot, walaupun gimana gitu ya agak risih sebenernya liat ibu ibu gendut keringetan, habis megang ayam jualannya, trus benerin tali BH, saya kan lihatnya gimana gitu, soalnya saya lebih suka liat cewe cakep yang benerin tali BH sehingga tubuh saya merinding, kayak lagi masuk angin apalagi sambil pose pose menggoda gitu lalu tangannya… eh eh eh bubar bubar bubar…

Saya sendiri biasanya sekali ke pasar membeli ayam, ikan, seperangkat sayur asem atau seperangkat sayur sop, daun bawang, daun sawi, bawang putih, bawang merah, tempe tahu, tomat, cabe-cabean, telur dan bumbu-bumbu. Dari segitu banyaknya barang yang dibeli, bawa seratus ribu aja udah sisa banyak banget. ya seneng lah bawa duit pas pasan bisa beli banyak banget begitu, daripada makan di warung habis 20ribu seporsi, kan mendingan ditraktir makan sama temen, grateessss…

Proses mencari dan menawar di pasar itu yang saya suka, mau cari daun bawang atau tomat yang seger muterin dulu pasar 7x barulah dapet, atau nyari nyari kesana kemari tau tau pasarnya mau tutup, saking asiknya waktupun terus berlalu tanpa disadari. Kemudian soal tawar menawar saya sebenernya bukan tipe yang suka nawar habis habisan sampe ibu penjual terpaksa nutup dagangannya lalu pergi, saya kalau nawar asik-asik aja mau dikasih ya sukur nggak dikasih ya saya pulang kelaparan. ibu penjual juga kadang ada yang genit, kalau nawarin pake bilang “ayo mass ngganteng… sini mas ngganteng ayamnya masih seger!!!” coba.. kan saya tersipu sipu kalau dibegitukan, jarang-jarang kan orang ganteng beli ayam potong. Teman sekos saya yang lagi beli 2 ekor ayam pernah dibilangin “ooo iya mas, ini ayam yang satu buat istri pertamanya mas, ayam yang satunya lagi buat istri kedua ya mas” tuhh ibu ibu pasar aja bisa ikut campur rumah tangga orang coba.

Nah trus kalau udah beli gitu emangnya bisa masak?  ya jelas nggak lah…

Bisa dong, dikira siapa saya ini, saya dulu chef spesialis ngangetin makanan, pastilah bisa masak. Dalam hal masak memasak saya sebenernya suka, kalau dirumah sering gitu buka kulkas ngambilin hasil belanjaan emak trus dimasak ini itu dan voila…
Masakan saya itu lebih nikmat disantap pas lagi panas panasnya, kenapa? soalnya rasa aslinya ketutup rasa panas.
berikut cuplikan hasil masakan saya dilaporkan live dari tempat kejadian :

image
Nasi ayam sosis sayur sop sambel kecap, piye wes percoyo rung?
image
Asem asem daging ayam, percoyo to?
image
Daging ayam beserta botok tahu, piye menurutmu?

jangan dilihat bentuknya, dirasakan dulu, pasti dijamin kalau sudah mencicipi rasanya jadi pengen nyanyi “insya Allah  Insya Allah  insya Allah ada solusinya…”

A Story From East

Dari seluruh kota atau daerah di Indonesia ini, saya tidak pernah membayangkan bisa pernah tinggal di kota yang saya ceritakan ini. Tepatnya hampir di ujung timur negeri kita tercinta ini. Tahun lalu saya berkunjung ke kota yang namanya Timika di Papua, disana saya ada suatu keperluan untuk menuntaskan syarat supaya bisa bekerja di suatu instansi, dan syaratnya itu saya harus melakukan OCD… eh maaf syaratnya itu OJT (On The Job Training).

Deket kok waktu tempuhnya, cuman sekitar 4 jam kalau naik pesawat dari Surabaya, kalau jalan kaki mah jauh, amsyong juga bisa sebelum sampai tujuan. Untuk kesana harus transit dulu di Makassar baru setelah itu nyampe deh ke Timika. Pas diatas langit rasanya serem juga liat pemandangan kok ijooo ijooo melulu, ndak ada warna lain apa ya? kasih merah, kuning, sama biru kek biar mirip partai-partai itu. Yang bikin seremnya ya… kalau kenapa-napa mendarat darurat di tengah perjalanan, saya bisa jadi Tarzan di hutan Papua nemenin Katy Perry yang juga jadi tarzanwati duluan di video Roar.

Image
Keren ya jayawijaya

Selama menjalani hidup 3 bulan disana, saya ngekos, dan ya ampuun tobattt!!!…  ngekos aja ongkosnya 900ribu perbulan, juragan kos banyak disini karena banyak pendatang dari daerah lain, dan jangan salah, orang Jawa banyak juga disini, *atiku lego akeh kancane. Lagian tiap keluar di jalan-jalan banyak warung yang gambarnya lele, gurami, tempe tahu, warung apa coba? yaak warung penyetan. Bedanya sih setahu saya kalau di jawa penyetannya cuman jual khas yang digoreng goreng atau bakar, lha disini ada extensifikasi produk, satu warung penyetan jualnya aneka penyetan, soto, gado-gado, pecel, sate, wuow!. tapi favorit saya ada rumah makan namanya Ayam kremes Bu Cipto, sama warung 212 seafoodnya enakk enakk banget banget broohh, harganya? masih aman lah. Sebenernya kalo mengenai harga, ga terlalu mahal kok, kalau makanan ya range-nya antara 10 ribu sampe 20 ribu dapet penyetan, nasi gudeg, pecel, gado-gado, soto, sate ayam, yang mahal itu harga-harga barang elektronik, bisa 2 sampe 3 kali lipat harga di jawa.

Image
Serius enak banget ini…

Masyarakat disini umumnya baik-baik lho, jangan percaya berita di tipi-tipi yang isinya bentrok, *tapi memang ada sih nanti saya ceritakan, sabar dulu ya my love.. #uopo. Tetangga kanan kiri depan belakang adalah pendatang dari Makasar, Ambon, Jawa juga, ramah-ramah orangnya, sering nyapa ngajak ngobrol kita. oh iya saya sekos berdua sama teman namanya Willy ( i wish for Nikita willy but… sudahlah). Cuman ga enaknya kalo tetangga itu lagi bertengkar, masalah rumah tangga lah biasa, suaranya bikin telinga berdarah, nyaring banget buozz…, kalau pas gitu saya pilih jalan-jalan aja deh ke kota minjem motornya mas Alex.

Ini dia yang mau saya ceritakan mengenai kotanya, sudah bagus kok kotanya ya mirip daerah-daerah kalau di Jawa lah ya, kalau saya bilang mirip kota di panturanya Jawa dengan khasnya jalanan banyak ruko dan warung di pinggir jalan. di pinggiran jalan atau trotoar biasanya ada bekas kayak bercak-bercak warna merah *jangan dikira bekas orang menstruasi lho… whueekkk, itu adalah bekas ludahan orang sana yg habis nginang kalo orang jawa bilang, katanya sih biar giginya kuat. Trus Jangan kaget  kalau ngeliat Be-a-ba be-i-bi BABI di tengah jalan!, karena anjing dan kucing sudah terlalu mainstream, mereka pilih babi sebagai peliharaan di jalanan dan dilepas… Hati-hati jangan ditabrak nanti itung itungan sama pemiliknya itu dari harga babi yang mati trus gimana nasib anak babinya gak ada yg ngasuh karena yatim, cucunya juga, cicitnya apalagi, generasi-generasi penerus berikutnya… WAHH udah kayak ngasih asuransi 7 turunan kalau apes nabrak.

Mall yang gede belum ada, lagi tahap pembangunan adanya supermarket dengan tambahan arena bermain anak didalemnya, namanya Diana kalau gak salah. Disini semua kebutuhan sudah lengkap kok, jangan dikira orang-orangnya hidup dan jalan-jalan make daun sebagai pakaian yaa, paling yang agak ketinggalan fashion atau orang asli sana sih sudah pakai kaos dan celana pendek tapi gak pake alas kaki alias nyeker kalau jalan-jalan, dan saya masih bertanya-tanya kenapa gayanya pada Reggae semua ya???, rambut gimbal, tasnya selempang warna warni, kepala pake kupluk khas reggae, apakah Bob Marley pernah terdampar disini lalu dianggap nabi??? Prophet Bob bless us give us miracle…. :p . Lanjut lagi yess, Coffee shop ada loh disini, udah pake wifi pula, tapi bikin kopinya bukan pake coffee maker, tapi kopi indocafe saset. mayan lah bisa internetan di laptop. Gini gini mayan kenceng lho (kalo sepi pengunjung), saya sering main ke tempat ini nih kalo bosen di kosan, sambil download film lalu ditonton di kos *biar ga ketinggalan jaman gitu. Maklum bioskop yang nayangin film terbaru belum ada. Adanya bioskop 3D buozz!!!… tapi nayanginnya film-film setahun yang lalu.

Kota ini sebenarnya kaya, bagaimana nggak kaya, wong di jadiin penambangan sama perusahaan asing, Persisnya sih di tembagapura-nya, cuman kenapa kok kondisi kotanya masih stagnan, kurang cepet gitu pembangunannya. harusnya seluruh kota ini bisa lebih kaya dari jawa dengan penghasilan tambangnya yang “wow kk wow”. Lalu ada kota masih deket dengan Timika namanya Kuala Kencana dimana banyak orang asing tinggal yang bekerja untuk perusahaan tambang ini. Kalau saya lihat di foto-foto (saya belum sempet main ke kuala kencana) terlihat lebih teratur daripada kota aslinya. Harusnya sih ya kalau bisa bangun tempat yang bagus gitu kotanya juga disamain pembangunannya biar merata, gak senjang-senjang amat. Untuk pendidikan juga agak kurang untuk masyarakat asli disini, sekolah-sekolah tampaknya kurang banyak, khusunya sekolah untuk jenjang lebih tinggi macam universitas gitu.

Kalau pernah lihat, baca berita di media tentang banyaknya kisruh antar suku, ada benarnya juga, cuman gak seseram itu, tempo-tempo aja, kayak orang tawuran di jakarta gitulah, pas lagi mood aja mungkin. Pengalaman saya, pernah hampir kejebak tawuran antar suku, waktu itu keadaan magrib dan saya berencana beli makan sama si Willy naik motor berboncengan dipayungi lampu kota di sekitar kita. Ketika pas lagi jalan sambil liat liat warung mana yang enak, tiba-tiba banyak kendaraan di depan itu pada berhenti!, kemudian putar balik dan masih dijalur yg sama *melawan arus ceritanya, saya masih penasaran kenapa kok pada putar balik, ehh tau tau dari belakang sudah ada serombongan orang bawa golok! ngacung-ngacungin dan teriak teriak ke arah orang-orang yang juga muncul dari arah depan saya. tangan saya merinding ituuu, mau putar balik susah, tapi daripada kenapa-napa ya harus tetep putar balik, saya muter pelan pelan, baru pas sudah agak jauh sekitar 100 meter langsung saya kebut pulang ke kosan. jadi deh saya kelaparan, 2 jam baru bisa beli makan lagi, itupun warung masih banyak yang tutup karena takut bentrok muncul lagi. Sebenarnya ada anjuran juga dari teman-teman disana kalau sudah lebih dari jam 8 malam sebaiknya jangan keluar ke jalan kalau gak penting-penting amat, karena banyak kejahatan kalau salah masuk gang atau jalan. Orang sana katanya kalau pas banyak duit malah tidur di jalan, tapi kalau lagi pas bokek tidur dirumah, jadi begitu dapet duit langsung dibelanjakan dengan tempo sesingkat-singkatnya.

Sebenernya ada baiknya juga pembangunan agak lambat disini, karena alamnya itu lho masih bagus, gunung Jayawijaya aja bisa keliatan dari kota, udaranya masih sejuk buanget, cuman cuaca sering banget ganti-ganti, sebentar panas sebentar hujan, kayak cewe lagi PMS. Kalau pembangunan lancar jaya tanpa mikirin alam seperti di jawa mah bisa-bisa gak original lagi keindahan pulau satu ini. Saya juga pernah main ke tempat seorang bapak, kenalan dari teman saya yang dikenalkan teman ke saya lalu kemudian kita kenalan akhirnya jadi kenal saya *apasih. Rumahnya punya pekarangan luas, ditanami pohon yang banyak buahnya, sayur dan tanaman lain. Beliau dari jawa tapi lebih milih tinggal disana, karena kata beliau masih sejuk dan adem katanya, ya tipe tipe tempat yang diidamkan untuk menghabiskan waktu masa tua katanya.

Seneng bisa mengenal kota yang jauh disana, gak kepikiran soalnya, bahkan saya sama teman saya sering ngomong “ini beneran to kita disini (timika) ?” macam orang habis mabok kayak film hangover trus jalan-jalan tanpa sadar nyasar ratusan kilometer. Kalau terimakasih sih banyak banget orang-orang yang berjasa merawat saya disini. terima kasih untuk pak edi, pak bambang, pak wiro, pak jo, pak deden mas andi, mas muklas, mas alex, mas nanang, pak jon dan seluruh kru dan sutradara, kalian okeee sekali *dikira dapet oscar yak.

Image
I was Here

OKE RESOLUSI

adalah resolusi 2014:

  • Mengurangi makan masakan padang
  • Mengurngai typo
  • langsung mandi kalau udah pegang handuk
  • Mengurangi mainan smartphone sebelum tidur
  • Tidak lupa Ngaduk gula pas bikin kopi/teh
  • Nutup magic jar lebih kenceng
  • Bawa sandal jepit ke kantor
  • Beli kalender 2014

tulis tulis nggak nggak